Bank soal disusun sebagai kumpulan soal yang akan digunakan pada jadwal ujian tertentu.
Bank Soal
Buat bank soal berdasarkan mata pelajaran, pemilik, dan kebutuhan ujian.
- Gunakan nama bank soal yang jelas, misalnya
PAS Matematika Kelas 10. - Pilih mata pelajaran yang sesuai.
- Tentukan pengajar atau pemilik bank soal bila diperlukan.
- Pastikan bank soal aktif sebelum dihubungkan ke jadwal ujian.
Isi Soal
Soal ditambahkan dari halaman detail bank soal.
- Masukkan pertanyaan dengan format yang rapi.
- Lengkapi opsi jawaban untuk soal objektif.
- Tandai kunci jawaban sesuai tipe soal.
- Isi bobot atau pengaturan penilaian bila tersedia.
- Periksa kembali media, tabel, atau rumus sebelum paket dipakai.
Tipe Soal
Tipe soal yang tersedia mencakup:
- Pilihan ganda.
- Pilihan ganda kompleks.
- Menjodohkan.
- Jawaban singkat.
- Esai.
Gunakan tipe soal sesuai tujuan evaluasi. Soal objektif cocok untuk koreksi otomatis, sedangkan esai membutuhkan penilaian manual atau tindak lanjut dari pengajar.
Validasi Paket
Sebelum bank soal digunakan pada jadwal ujian, lakukan pemeriksaan berikut:
- Semua soal memiliki pertanyaan.
- Soal objektif memiliki opsi jawaban.
- Kunci jawaban sudah ditentukan.
- Jumlah soal sesuai rencana ujian.
- Urutan soal sudah benar bila ujian tidak menggunakan acak soal.
- Paket tidak berisi soal duplikat yang tidak disengaja.
Konsistensi Setelah Dipakai
Bank soal aktif yang sudah dipakai sebaiknya tidak diubah sembarangan.
Perubahan pada bank soal yang sudah digunakan dapat memengaruhi konsistensi ujian, hasil peserta, dan laporan. Jika perlu revisi besar, buat bank soal baru agar riwayat pelaksanaan tetap jelas.
Praktik Rapi
- Pisahkan bank soal berdasarkan kegiatan ujian.
- Jangan memakai satu bank soal untuk banyak kegiatan yang berbeda konteks.
- Gunakan nama bank soal yang mudah dicari oleh pengajar dan administrator.
- Arsipkan bank soal lama bila tidak lagi dipakai.